Make your own free website on Tripod.com
KISAH NYATA
HATI - HATI HINOTIS LEWAT TELPON
Posted by Agus G. on November 27, 2000

----------- original message -----------
From:     oche.hutapea.oh@bayer-ag.de
Sent:     Jumat, 10 Nopember, 2000
Subject: HATI-HATI - HIPNOTIS LEWAT TELEPON

Dear Friends,

Saya korban hipnotis lewat telpon yg dilakukan oleh orang yang mengaku bernama Jones Siagian, no. HP. 08128050583 (sampai hari Senin tgl 6 November 2000 ia masih memakai nomor ini, entah kalau selanjutnya dia menjual nomor itu dan ganti nomor baru). Cara dia mendapatkan korban (kemungkinan besar) dengan melihat buku telepon. Dia menelepon ke rumah saya dan berpura-pura mencari seseorang. Orang rumah memberi tahu bhw tak ada yg orang dengan nama dan dengan ciri2 yang ia katakan dan diberitahu bahwa yg ada adalah saya dan adik saya. Dia mendapat no. telp kantor saya dari orang rumah. Saya yang kurang berjaga-jaga hari itu, tiba2 jadi percaya saja dengan segala perkataannya... Singkatnya dia kemudian minta tolong saya mentransferkan uang untuk keperluan dia.

Anehnya saya menurut saja (padahal setelah saya sadar, sebenarnya omongan dia benar2 banyak tak masuk akalnya). Bayangkan, sampai 3 kali sepanjang hari itu saya disuruh bolak-balik mentransferkan sejumlah uang ke rekening Rumesta Pasaribu rek. BCA cab. Ketapang no. 8880015215 yang pastilah merupakan teman sekongkolnya. (bahkan merasa bahwa saya masih dibawah pengaruh hipnotis ia masih menelepon saya keesokan harinya untuk meminta saya mentransfer kembali sejumlah uang!!!)

Dari kakak ipar saya yang bertanya pada seseorang temannya di BCA Pusat, rekening tersebut memang sering menerima transferan uang dan segera diambil via atm dan hanya menyisakan sedikit uang saja. Bahkan setelah menerima tranfer dari saya, orang BCA yang mengecek isi rekeningnya hanya menemukan Rp. 10.000,00!!! Betapa pd-nya orang ini, pasti dengan segera ia yakin bisa menemukan korban baru sehingga rekeningnya tak akan tertutup dengan sisa uang sesedikit itu. Transferan untuk rekening tsb. pada bulan Oktober 2000 saja Rp 30 juta. Sedang alamat KTP Rumenta Pasaribu itu tak ada no. rumahnya di Sabuaran Tumpeng Rt02/Rw02. Tanggerang. Saya harap peristiwa ini tidak menimpa orang lain apalagi kalau kerugiannya lebih dari sekedar uang!!

 
Pelajaran yang saya ambil tentang hal ini adalah : 
- Jangan mudah percaya pada orang lain, jangan terlalu meladeni pembicaraan
  (langsung atau pun via telepon) pada orang yang tidak kita kenal.
- Jangan pernah ber'bisnis' dengan orang yang tidak kita kenal secara pasti
  latar belakangnya, apalagi jika uang harus keluar dari pihak kita
  lebih dulu.
- Bagi yang mempunyai bakat murah hati, tetaplah waspada, kalau alasan orang
  itu minta tolong soal uang tidak menyangkut hidup-matinya dia, cuekin
  aja!!! Nggak usah gengsi dan takut dibilang pelit.
- Berbagilah pada keluarga / teman dekat/ orang yg bisa anda percaya untuk
  meminta pertimbangan untuk suatu keputusan, jangan lebih percaya pada 
  'orang tak dikenal', terutama kalau orang itu minta anda untuk merahasia
  kannya (dia minta saya merahasiakan dari keluarga ttg hal ini dengan alasan
  yg lihai)

Tentang hipnotis dari dia, yang saya agak tangkap adalah ia berusaha menguasai pembicaraan, dan kalau saya sedang berpikir ia langsung mengalihkan konsentrasi saya dengan bilang "Halo, halo" dan langsung berbicara seperti memerintah. Ia juga membuat skenario yang bagus sehingga kita benar2 seperti bisa membayangkan apa yang diomongkannya seolah benar (sesekali ia seolah sedang menerima telepon ataupun bertelepon ke pihak lain yang mengurus urusan yang berhubungan dengan masalah yg mana dia minta tolong saya). Ia juga mengajak main hitung-hitungan untuk mengetahui konsentrasi saya. Saya yang saat itu lagi malas mikir Cuma bilang, "Au ah gelap." Dan dia bilang, "Kamu bodoh," pada saya dengan nada bercanda. Ia seperti memaksa saya menerima perkataan negatif itu, shg dengan bercanda pun saya bilang, "Emang gue bodoh soal itung-itungan." Dia sendiri selalu menolak perkataan negatif dari saya. Saya bilang dia, "Nggak beres ni orang," dia bilang, "Nggak boleh ngomong gitu!" Hati-hati dalam membuka identitas pribadi kita kepada kenalan baru.

Khusus menghindari kejahatan cyber, pakailah alamat e-mail gratis untuk berhubungan dengan kenalan cyber lewat chatting maupun lewat mailing list dengan orang yg tidak kita kenal. Ada baiknya kita tidak terbuka pada orang asing... apalagi dalam dunia cyber di mana 'kalau monyet bisa main internet, takkan ada yang tahu siapa sebenarnya dia'.
Terutama, jangan lalai untuk meminta perlindungan Yang Mahakuasa.

Semoga ini bisa jadi peringatan bagi semua teman-teman untuk selalu waspada.


P.S. Kirimkan email ini untuk mengingatkan orang-orang yang kamu
       perdulikan!